Pelestarian Kesenian dan Budaya Melalui Pentas Seni “Karyo Budoyo” Dalam Rangka Semarak Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-79 Di Desa Mulyasari
DOI:
https://doi.org/10.52760/na28fa05Abstract
Kesenian Jaranan atau Kuda Lumping merupakan salah satu budaya Indonesia yang wajib untuk kita lestarikan. Namun peminat Jaranan semakin hari semakin hilang, susahnya regenerasi dikalangan muda, serta modernisasi membuat Kesenian Jaranan hilang eksistensinya. Tantangan kebudayaan, untuk terutama melestarikan kesenian tradisional, semakin kompleks karena perubahan zaman dan dampak globalisasi yang semakin kuat pada era saat ini. Oleh karena itu, Tim KKN bermaksud untuk mengedukasi masyarakat terutama anak-anak muda di desa Mulyasari betapa pentingnya kita untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya kita. Kegiatan Pengabdian Pelestarian Kesenian Jaranan ini dilakukan dengan metode Participant observation dan unstructured observation. Hasil Pengabdian ini adalah terlaksananya kegiatan pementasan kesenian Jaranan atau Kuda Lumping dengan semakin banyaknya pemuda yang berpartisipasi dalam pagelaran kesenian Jaranan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rahits Alam Raya, Septie, Rifan Tinandar, Muhammad Lutfi, Wahyu Nugroho, Tria Pebriani, Nabila Amanda, Agroy Gloria, Renaldus Rangga, Ony Pratiwi, Parista Kristina, Anes Ady Saputra, Septri Natashia Saragih, Indra Nugraha Ramadhan, Joice Josefina Novalina Banurea, Putri Dahlia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







